Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Doa utk memperkuat iman

Tuhan,

Aku ingin belajar mempercayaiMu lagi

Bisakah aku?

Tuhan,

Akhir-akhir ini aku merasa aku kepercayaanku padamu semakin pudar

Karena seiring hidup yang makin berat dan pahit, Tuhan

Mengapa?

Mengapa karena penderitaan

Dapat mengikis kepercayaan yang telah kuukir Tuhan?

Seperti air hujan yang terus mengikis permukaan jalan hingga berlubang

Hatiku seperti berlubang

Kosong

Dan mati rasa

Seakan-akan penderitaan ini sudah tidak cukup lagi hanya dengan air mata yang turun

Tak ada lagi yang bisa mengaspal hati ini

Memperbaiki hati ini

Kecuali kebahagiaan abadi dariMu Tuhan

Walaupun dunia seperti menutup telinga atas jeritan hati ini

Dan juga menutup mata akan torehan luka yang ada dihati

Dan menimbulkan bekas yang tak akan bisa dihapus dan diobati

Sama seperti paku yang dicabut dari dinding dan menimbulkan bekas lubang dari paku

Tapi, jika memang kebahagiaan abadi itu, suatu hari akan datang

Aku rela menunggu dan percaya

Amin

Puisi doa dan harapan

Tuhan,

Aku ingin belajar mempercayaiMu lagi

Bisakah aku?

Tuhan,

Akhir-akhir ini aku merasa aku kepercayaanku padamu semakin pudar

Karena seiring hidup yang makin berat dan pahit, Tuhan

Mengapa?

Mengapa karena penderitaan

Dapat mengikis kepercayaan yang telah kuukir Tuhan?

Seperti air hujan yang terus mengikis permukaan jalan hingga berlubang

Hatiku seperti berlubang

Kosong

Dan mati rasa

Seakan-akan penderitaan ini sudah tidak cukup lagi hanya dengan air mata yang turun

Tak ada lagi yang bisa mengaspal hati ini

Memperbaiki hati ini

Kecuali kebahagiaan abadi dariMu Tuhan

Walaupun dunia seperti menutup telinga atas jeritan hati ini

Dan juga menutup mata akan torehan luka yang ada dihati

Dan menimbulkan bekas yang tak akan bisa dihapus dan diobati

Sama seperti paku yang dicabut dari dinding dan menimbulkan bekas lubang dari paku

Tapi, jika memang kebahagiaan abadi itu, suatu hari akan datang

Aku rela menunggu dan percaya

Amin

My Angst Poetry

Ya Tuhan..

Bolehkah aku meminta kebahagiaan Tuhan?

Untuk mengenyahkan penderitaan ini Tuhan..

Aku tahu. Tahu sekali..
Penderitaan itu untuk membuat jiwaku bertumbuh kebal dan kuat..

Tapi, lama-lama aku merasa tak sanggup dan.. Jatuh..

Jatuh ke dalam lubang hitam keterpurukan ini..

Kesepian..

Dan merasa sendiri menanggung semua penderitaan ini..

Aku tahu bahwa pandanganMu tak akan luput dariku..

Kau selalu mengawasiku, takut aku tak akan bisa menjalani penderitaan ini..

Tapi, aku selalu merasa sendiri dalam kesepian yang tak ada habisnya ini..

Kesepian.. dan Terlupakan..

Aku hanya bisa melihat dengan tatapan nanar..

Mendengar dengan hati yang pilu..

Tawa mereka.. Mereka yang sudah sombong dan melupakan diriku ini.. Mereka semua tertawa dalam kebahagiaan yang semu.. Semu..
Entah kebahagiaan yang semu itu sebentar atau bisa bertahan lama, Tuhan..

Aku sadar bahwa belum saatnya aku mendapatkan kebahagiaan itu..

Bahkan kebahagiaan yang semu sekalipun..

Mungkin suatu saat, Kau yang akan menentukan waktu yang indah itu

Aku hanya bisa berharap dan meminta..

Meminta Engkau memberiku kekuatan penuh untuk menanggung segala penderitaan..

Yang seperti tiada habisnya ini..

Beri hambaMu yang lemah ini kekuatan Tuhan..

Kekuatan untuk memaafkan orang yang meremehkan aku, mengejek, menghina, melupakan, dan mencaci maki aku..

Beri aku ketabahan untuk setia menghadapi ketabahan ini Tuhan..

Walaupun hanya menghadapi ini seorang diri..

Aku siap jika itu memang kehendakMu Tuhan..

Karena kutahu..

Rancanganmu akan indah pada waktunya..

Amin